author: ai-chan
pairing: alice nine
genre: masih bingung
rating: 15+
suasana hening disebuah rumah yang cukup besar. beberapa orang sedang menyalakan dupa di depan sebuah foto yang terpajang. Aiko duduk dipojok ruangan dengan tatapa kosong. Dia mengenggam sebuah surat kecil bermplopkan merah muda.
"aiko,,,,"suara rendah seorang pria yang kini duduk disebelahnya, telah membuyarkan lamunannya. Aiko tidk menghiraukan pria itu sama sekali. Dia masih terduduk sambil memeluk lututnya.
"besok kita harus sekolah! lebih baik kita pulang!!" pria itu kemudian menarik tubuh aiko lalu memapahnya keluar ruangan.
"aku tau kau sangat kehilangan yuichi,,,tapi cobalah untuk bangkit! hentikanlah segala kesedihanmu itu! bukankah dari dulu aku sudah mengatakan kalau kau sebaiknya menjauhi dia!!"
"tora hentikan!!! aku sudah muak mendengar semua kalimat itu!" Aiko menutup kedua telinganya.
"aku ini kakakmu! aku ingin yang terbaik untukmu!" Tora berkata pelan. Di dalam hatinya dia sedikit lega atas kematian yuichi.
###
Aiko masuk kedalam kelas yang sudah tiga hari ini ia tinggalkan.
Teman-temannya menyambut aiko dengan tatapan iba. Seisi kelas menjadi hening tanpa ada suara sedikit pun. Aiko terus bejalan menuju kursi yang setiap hari ia gunakan untuk belajar. Dia meletakkan tasnya lalu terduduk lemas. Sesaat dia memandang ke sudut ruangan. Diasana ada sebuah kursi kosong yang biasanya ditempati oleh yuichi. Aiko menghela nafas lalu menutup wajahnya yang ternyata sudah berlinang air mata.
======
Tora mendribble bolanya lalu meloncat dan melemparkan bola itu ke ring. Dalam hitungan detik, bola itu pun masuk ke ring dengan sempurna. Tiba-tiba shou menangkap bola itu dari bawah.
"ada apa kau kesini?"
"masih pura-pura bodoh ternyata" shou melemparkan bola it dengan keras kearah tora. Namun tora dengan sigap berhasil menangkapnya.
"aku tanya untuk apa kau kesini???"
"adikku mati! itu semua gara-gara adikmu!" Shou mulai membentak tora.
"adikmu mati karena kecelakaan,,darimana kau bisa berkata bahwa itu semua karena adikku??"
"karena adikmu telah mempengaruhi yuichi! dia telah membutakannya dengan cinta!!!"
Shou mencengkram seragam tora, namun tora masih dengan sabar menghadapinya.
"aku sama sekali tidak pernah menyuruh mereka menjalin hubungan! semua itu tumbuh dengan sendirinya!!"
"ternyata dia sama saja denganmu! kalian sama-sama penghianat!!" shou berteriak tepat didepan wajah tora.
"jangan kaitkan hal ini dengan masa lalu shou! jangan ingatkan aku tentang hal itu lagi! dan jangan prnah menyalahkan Aiko atas kematian adikmu!" Tora melepaskan cengkraman shou dan beranjak pergi. Shou terduduk lemas ditengah lapangan basket.
#####
"shou,,,kita akan menjadi teman selamanya kan???" tora kecil berayun disebuah ayunan didepan rumahnya. Shou berdiri dibelakangnya untuk mendorong ayunan tersebut.
"tentu saja! kita akan menjadi teman selamanya!" shou kecil tersenyum manis sambil memeluk tora dari belakang.
"berjanjilah satu hal padaku!"
"apa itu??" tora memandang shou dengan tatapan penasarannya.
"berjanjilah! tora tidak akan meninggalkan shou apapun yang terjadi!" Shou berkata pelan sambil menyandarkan kepalanya di bahu tora.
"iya tora janji!!!"
###
"teman-teman semuanya! hari ini matsuyama sensei tidak hadir,,,kebetulan,,,,ng,,,
"kalau begitu,,,langsung saja ya!! silahkan masuk!!!" seketika itu juga terlihat sosok seorang siswa berambut pirang masuk kedalam kelas. Semua anak yang melihatnya berubah menjadi pucat.
"selamat pagi! aku,,,,sakamoto takashi,,,! kalian bisa panggil aku saga, salam kenal!" Saga pun membungkukkan badannya meskipun dia sedikit bingung dengan respon yang dia terima dari teman-teman barunya itu.
Aiko terkejut, dia langsung berdiri sambil menggebrak mejanya.
"yuichi???" hanya kata itu yang terucap dari bibir aiko.
"loh? bukankah sudah kubilang kalau namaku itu saga, bukan yuichi!" saga menggaruk kepalanya karena bingung.
Aiko memincingkan matanya.
"kau yakin bukan yuichi?" Aiko terus memandang saga dengan tatapan curiga.
Saga hanya menggeleng kecil. Aiko pun kembali duduk dengan tenang.
"baiklah,,,kau boleh duduk di kursi yang ada di pojok sana!" Jui menepak pundak saga sambil menunjuk ke kursi tersebut.
Saga pun mengangguk dan mulai melangkahkan kakinya.
" tunggu!!!" Aiko kembali berdiri dan menggebrak mejanya.
"apalagi??" Saga pun mulai kesal dengan tingkah aiko.
"kau tidak boleh menempati kursi itu!"
"kenapa?? bukankah kau sudah punya kursi sendiri??"
"pokoknya tidak boleh!" Aiko membentak saga dan beranjak pergi keluar kelas.
"cewek aneh!" saga meleletkan lidahnya dan kembali melangkah menuju kursi barunya.
bersambung,,,,
gomen cuman segini,,,,nanti dilanjutin lagi kok! maaf yah kalo ceritanya rada garing!


0 Response to "i will be with you [part 1] fanfic"
Posting Komentar